Bahan Bangunan Alami nan Eksotis Untuk Memperindah Rumah Anda

05/09/2017Leave a reply

Memilih bahan bangunan alami untuk rumah Anda akan membantu mengurangi penggunaan bahan sintetik yang tidak dapat degradasi secara alami hingga menimbulkan penumpukan sampah dan barang bekas. Selain itu, menggunakan bahan bangunan alami di sekitar rumah juga meminimalkan penggunaan produk yang memerlukan banyak energi selama pembuatan dan pengangkutan. Pada intinya, dengan memilih bahan baku bangunan alami adalah pada metode konstruksi sederhana yang tidak merusak lingkungan lagi, mengkonsumsi bahan bakar fosil yang tidak terbaharukan.

Indonesia sendiri masih banyak bahan alami yang dipilih oleh masyarakat untuk membangun rumah. Misalnya anyaman bambu, batu bata, dan kayu. Meski terbuat dari bahan yang sederhana, dengan optimasi dan sedikit sentuhan interior yang baik, rumah Anda akan sama elegannya dengan rumah berbahan dasar modern. Anda dapat menggunakan berbagai bahan alami yang memiliki jumlah melimpah atau memiliki pertumbuhan cepat. Hingga jika Anda menggunakannya dalam jumlah besar, alam akan dengan cepat mengisi kekosongan tersebut dengan generasi baru. Misalnya bambu yang memiliki keunggulan mudah dikembang biakkan dan memiliki kecepatan tumbuh yang cenderung cepat.

Nah, berikut beberapa bahan alami yang dapat Anda gunakan sebagai bahan utama dan hiasan rumah Anda di masa depan.

Jerami Padi, Serat Rekalsitran yang Tahan Lama dan Kuat

Jerami padi merupakan salah satu limbah hasil pertanian yang teronggok begitu saja sehabis panen padi. Bahan ini akan menjadi pilihan yang ideal karena dengan dana sedikit saja, Anda akan mendapatkan banyak jerami padi untuk mendekorasi atau membuat jerami padi tersebut bahan bangunan.

Jerami padi banyak memiliki senyawa karbohidrat kompleks yang susah didegradasi (karbohidrat rekalsitran) ketika dalam keadaan kering. Hal ini akan menguntungkan karena sifatnya tersebut akan membuat jerami padi menguatkan campuran bata, semen, bahkan jika digunakan sebagai parket. Untuk menggunakannya Anda hanya perlu mengeringkan jerami dan mencacahnya, cacahan tersebut dapat Anda gunakan untuk dicampur dengan semen, membuat bata, maupun sebagai pelapis lantai. Tentunya setelah diberikan perlakuan khusus agar tidak mudah rusak. Jerami juga dapat Anda gunakan sebagai atap bale-bale untuk tempat istirahat. Anda akan dibawa pada nostalgia masa kecil dimana Anda menghabiskan waktu berteduh di sawah.

Tongkol Jagung, Pengeras Batu Bata Zaman Prasejarah

Seperti jerami, tongkol jagung adalah bahan rekalsitran limbah pertanian yang melimpah jumlahnya. Jika ditelusuri kembali ke zaman kuno, ternyata banyak yang menggunakan tonggol jagung sebagai bahan bangunan. Tongkol jagung dicampur dengan tanah liat atau pasir, beberapa jenis tanaman liar dan dengan serat tambahan seperti jeramiCampuran tersebut akan ditambahkan air hingga menjadi seperti lumpur kaku yang mudah dibentuk. Lumpur komposit tersebut kemudian dibentuk menjadi semacam balok yang digunakan untuk mengeraskan pondasi beton atau batu.

Batang Pohon Kelapa yang Eksotis dan Unik

Kelapa sudah dikenal sebagai tumbuhan dengan manfaat yang banyak, termasuk sebagai bahan bangunan. Batang pohon kelapa memiliki kekuatan yang tak kalah kokoh dari kayu jati. Batang kelapa juga memiliki serat yang cantik jika dipelitur dengan baik. Menjadikan batang pohon kelapa sebagai kusen pintu, tiang penyangga, dan bingkai jendela akan membuat rumah Anda nampak eksotis dan berbeda dengan rumah lain.

Jika Anda kehabisan batu ceper untuk melapisi dinding, Anda dapat mengalihkan pilihan pada batok kelapa yang meiliki warna coklat yang cantik dan tentu saja, lebih ramah lingkungan dan murah.

Bambu

Bambu telah dikenal di seluruh dunia sebagai salah satu material bangunan. Pertumbuhan bambu termasuk sangat cepat jika dibandingkan dengan tumbuhan berbatang keras lain, hingga Anda tidak akan merasa sulit menemukan pasokan bambu untuk membangun rumah. Untuk kekuatan dari batang bambu, Anda tidak perlu khawatir, telah dilaporkan bahwa pemanfaatan bambu sebagai material utama pembangunan rumah, menunjukkan bahwa bambu lebih tahan lama dan kuat jika dibandingkan dengan baja dan beton. Bambu dapat Anda jadikan rangka atap rumah, dinding pada bagian rumah tertentu, bahkan tiang penyangga.

Tanah Liat, Primadona Bahan Bangunan Indonesia

Tanah liat sudah banyak digunakan untuk membangun berbagai jenis rumah. Terutama sebagai bahan baku pembuatan bata hingga sebagai perekat susunan bata. Pemanfaatan tanah liat sebagai bahan bangunan telah dikenal oleh manusia sejak zaman prasejarah. Umumnya tanah liat akan dicampur dengan sedikit pasir, dicetak dan dibakar pada suhu tinggu untuk membuat batu bata yang berkualitas. Sedangkan untuk membuat perekat, tanah hanya dicampur dengan air dan digunakan selayaknya peradaban modern menggunakan semen.

Demikian artikel bahan bangunan alami nan eksotis untuk membangun rumah Anda ini. Pada intinya adalah anda harus mulai melirik bahan bangunan yang diwariskan oleh leluhur kita demi melestarikan alam. Bahan alamiah tersebut juga memiliki kekuatan dan keindahan yang tidak kalah dengan bahan bangunan buatan. Semoga bermanfaat bagi Anda yang sedang mencari bahan bangunan!

 

Leave a Reply